Kamis, 03 Oktober 2013

UP

Saya yakin hampir dari kita semua mengenal film animasi UP (2009) yang diproduksi oleh Walt Disney Pictures bersama dengan Pixar Animation Studios. Ini adalah film animasi favorit saya dan sudah beberapa kali saya menonton nya.

Di scene awal dari film ini diceritakan seorang anak laki-laki yang mengidolakan seorang petualang dan bertemu dengan anak perempuan yang juga suka berpetualang, mereka tumbuh dewasa dan menikah. Di sinilah kisah hidup suami istri ini diceritakan dalam bentuk film bisu yang tidak lebih dari lima menit namun dapat menunjukkan kepada kita sebuah kisah cinta yang sangat tulus. Mereka tidak hidup kaya raya dan tidak dikaruniakan seorang anak namun kehidupan mereka terlihat sangat bahagia. Sampai akhirnya sang istri harus berpulang ke sorga dan sampai saat itu sang suami masih menunjukkan cinta nya. Bagi saya ini adalah maha karya lima menit yang sangat luar biasa, bahkan jika harus menonton lagi saya masih akan meneteskan air mata untuk scene tersebut.

Pelajaran kedua yang saya dapatkan adalah tentang mengejar mimpi. Seorang kakek berusia 78 tahun (Carl) yang ingin mewujudkan mimpi nya dan istrinya semasa kanak-kanak yaitu ingin memiliki rumah di Paradise Falls di Amerika Selatan. Ya, Carl adalah teladan yang baik bagi kita yang masih muda. Walaupun sudah tua namun dia masih memiliki semangat untuk mewujudkannya, tentunya anak muda tidak boleh kalah. Memang ini adalah cerita fiksi dan tidak masuk akal, namun kita bisa belajar dari cerita ini.

Pelajaran ketiga adalah tentang melanjutkan hidup. Pada akhirnya Carl dapat mewujudkan mimpi nya dengan meletakkan rumah nya tepat di Paradise Falls. Baginya petualangan telah berakhir di sini.  Di satu sisi ada seorang anak pramuka bernama Russell yang umurnya 70 tahun di bawah Carl dimana dia mendapat misi membantu orang tua dan singkat cerita dia menemani Carl selama perjalanan hingga akhirnya mereka berpisah di Paradise Falls karena Carl ingin menetap dan Russell ingin menyelamatkan binatang langka yang tertangkap. Saat Carl duduk di sofa dan membuka buku petualangan dari istrinya dia menemukan satu kalimat yang terlewatkan dan berbunyi, "Thanks for the adventure. Now go have a new one! Love, Ellie" (terima kasih untuk petualangan bersamamu. Sekarang pergi dan carilah petualangan baru! Salam cinta, Ellie). Saat membaca itu Carl berdiri meninggalkan kursi yang biasa dia duduk bersama istrinya di Paradise Falls dan dia pergi untuk ikut menyelamatkan binatang langka tersebut.

Film ini memberkati saya dan saya yakin juga memberkati Anda. Tidak ada salahnya jika Anda mau menyempatkan waktu untuk menonton nya lagi, selain untuk belajar kita juga dapat terhibur dengan gambar-gambar dan ekspresi yang lucu dalam film ini.

Immanuel!


untuk pertemanan follow 
Twitter : @DavidHimapastra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar