Tampilkan postingan dengan label Badai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Badai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2011

Pribadi Yang Mengenal Hatiku...

Seperti rusa yang haus rindu aliran sungai Mu
Hatiku tak tahan menunggu Mu
Bagai padang gersang menanti datangnya Hujan
Begitupun jiwaku Tuhan

Hanya Engkau pribadi yang mengenal hatiku
Tiada yang tersembunyi bagi Mu sluruh isi hatiku Kau tahu
Dan Bawaku tuk lebih dekat lagi pada Mu
Tinggal dalam indahnya dekapan kasih Mu

Yesus adalah satu-satunya di dalam hidup ini yang benar-benar mengerti kita bahkan lebih dari kita mengenal diri kita sendiri. Ketakutan kita saat menghadapi masalah adalah salah satu contoh bahwa sebenarnya kita ini tidak mengetahui kemampuan kita, namun satu hal yang harus kita percaya, pada saat kita memutuskan untuk menerima Yesus, maka Dia yang adalah kasih tidak akan memberikan pencobaan lebih dari kemampuan kita. Dan itu adalah MUTLAK karena Dia sangatlah mengerti kemampuan kita.

Saat kita berkata tidak mampu, itu adalah saat dimana kita sebenarnya mulai meragukan pengenalan Tuhan akan kita, karena tidak sekalipun badai masalah datang tanpa ijin dari DIA.

Tuhan Yesus, Bapa kami, ajarlah kami untuk berserah penuh kepada Mu, karena kami percaya bahwa Engkau lah satu-satunya pribadi yang mengenal diri kami, dan kami tidak akan takut atas setiap badai cobaan, karena Engkau yang akan membawa kami terbang tinggi mengatasi badai masalah dan membawa kami lebih dekat dengan Engkau untuk tinggal dalam indahnya dekapan kasih Mu.

Kamis, 29 September 2011

Badaipun Pasti Berlalu

Sudah sangat lama saya tidak menulis blog ini, namun besar harapan saya bahwa para pembaca masih terus bisa terberkati oleh tulisan-tulisan saya. Saya ingin sedikit share mengenai apa yang baru saja saya alami.

Boleh dibilang saya sedang menghadapi sebuah "BADAI" yang cukup besar. Jumat minggu lalu, tepatnya tanggal  23 September 2011, saya baru saja menginvestasikan dana saya sejumlah sepuluh juta rupiah di dalam salah satu perusahaan trading, dan tidak sampai satu minggu dan tepatnya hari ini, 29 September 2011, uang yang saya investasikan sudah menjadi hanya satu juta enam ratus ribu rupiah. Memang kita tidak bisa terus larut dalam penyesalan, namun apakah bisa Anda banyangkan seberapa susahnya bagi saya yang masih berusia 23 tahun untuk mendapatkan uang sebesar itu dan harus hilang hanya dalam hitungan hari saja. Saya memiliki hobi sepeda, dan memang sebagai penggemar sepeda tentunya ada keinginan-keinginan untuk memodifikasi sepeda saya, namun saya mengerti prioritas manakah yang harus didahulukan sehingga saya selalu mengundur-undur waktu untuk melakukan itu, namun uang saya sekarang harus hilang dengan saya tidak mendapatkan sesuatu apapun.

Pagi ini saya hanya bisa duduk di kursi ruang tamu rumah saya, diam beberapa menit, dan mulailah muncul rasa menghakimi diri sendiri. Kemarahan, kebencian, kekecewaan mulai menguasai diri saya. Sampai akhirnya saya masuk ke kamar dan entah kenapa saya mulai ingat sebuah lagu, dan mulailah dari lagu tersebut saya dikuatkan.

Takkan pernah terlambat pertolonganMu,
Takkan pernah terlelap Kau menjagaku,
Kau lah segalanya yang kuperlu disetiap jalanku,
S'bab Engkau, Allah yang tahu yang terbaik di dalam hidupku


Saya merasa bahwa diri saya benar-benar seorang pengecut, seringkali saya bisa memberikan motivasi kepada teman-teman saya yang jatuh, bahwa TUHAN kita jauh lebih besar dari setiap masalah-masalah kita, namun saat saya mengalaminya, seringkali saya putus asa dan mulai meragukan janji TUHAN.
Akhirnya saya menuliskan sebuah kalimat di dalam akun FACEBOOK saya,
Hidup Ikut Tuhan tidaklah selalu diberi kemudahan, kadang akan membuat kita berada di gerbang putus asa, namun satu hal yang pasti Tuhan akan selalu memberikan kekuatan untuk tidak membiarkan kita jatuh tergeletak... SEBAB TUHAN SELALU MEMEGANG TANGAN KITA
Bagi kalian, mungkin saat ini ada yang berbeban berat, memiliki masalah yang terasa mustahil untuk kita selesaikan, ingatlah bahwa kuasa TUHAN akan dinyatakan bukan pada masalah yang bisa kita hadapi, namun pada masalah yang kita tidak bisa hadapi, yang perlu kita lakukan adalah melakukan bagian kita, percaya, dan terus berserah kepada TUHAN, dan saat waktunya tiba TUHAN akan bekerja menyelesaikan masalah kita dan tugas kita adalah bersaksi agar nama TUHAN dapat dimuliakan lewat kesaksian-kesaksian kita.

Damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus menyertai kita...


Kuatkan hatiku ya Allah, saat lemah
Engkau yang selalu kunantikan
di dalam doaku


Tenangkan jiwaku ya Tuhan yang tertekan
Engkau yang selalu kuperlukan
dalam pujianku


Kusembah Kau Allah yang berkuasa
Di dalam nama-Mu ku sanggup atasi s'galanya
Badaipun pasti berlalu atas perintah-Mu
Oleh janji-Mu ku kan hidup dalam kemenangan