Tampilkan postingan dengan label komitmen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komitmen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Januari 2014

2014 - Year Of Faithfulness!

Happy New Year 2014!

Seperti tahun-tahun sebelumnya saya menikmati malam menjelang tahun baru dengan BBQ bersama teman-teman saya. Kami menikmati kebersamaan itu hingga berganti tahun. Setelah acara kembang api dan sebagainya saya sempatkan diri untuk berlutut dan berterima kasih atas penyertaan TUHAN yang sempurna sepanjang tahun 2013 dan tentunya tidak lupa memohon penyertaan TUHAN terus ada di sepanjang tahun 2014 sekaligus saya mengucapkan komitmen saya untuk tahun yang baru ini.

Bicara mengenai tahun baru akan sangat erat kaitannya dengan resolusi tahun baru. Beberapa teman bertanya apakah resolusi saya di tahun 2014 dan di blog inilah saya kali pertama menyatakan resolusi saya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana resolusi saya selalu mengenai target dalam karir dan kekayaan maka di tahun 2014 ini resolusi saya adalah dalam hal kerohanian. Komitmen saya kepada TUHAN di tahun 2014 ini adalah saya ingin hidup secara total berserah dan setia kepada ROH KUDUS.

Saya yakin ini bukan kebetulan tetapi memang rencana TUHAN. Tadi pagi saat saya mengikuti ibadah tahun baru di gereja ada pesan dari gembala mengenai tema di tahun 2014, yaitu "The Year Of Totally Faithfulness" (tahun kesetiaan secara total). Hal ini semakin meyakinkan saya untuk menyerahkan setiap keputusan yang akan saya ambil di tahun 2014 ini kepada pimpinan ROH KUDUS.

Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Setelah apa yang saya alami di tahun 2013 saya semakin sadar bahwa yang benar-benar saya butuhkan adalah penyertaan TUHAN. 2013 adalah tahun dimana banyak suka dan duka, tahun dimana saya pernah benar-benar dekat dan juga jauh dari hadirat TUHAN seumur hidup saya, dan juga tahun dimana saya mengalami keuntungan dan kerugian dalam hal pekerjaan yang paling ekstrim di sepanjang hidup saya. Namun di akhir tahun 2013 saya benar-benar bersyukur dapat mengakhirnya dengan berkelimpahan.

Saya ingin mengajak para pembaca untuk juga boleh menyisipkan komitmen untuk setia secara total kepada ROH KUDUS. Di atas segala resolusi Anda tolong jangan pernah lupakan ROH KUDUS. Apapun yang kita kerjakan selalu lah bertanya kepada ROH KUDUS.

Apakah yang membedakan orang dunia dan orang percaya?

Kisah Para Rasul 1:8a
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu

Orang dunia mengandalkan pemikirannya, kepandaiannya, dan pengalamannya. Orang percaya juga demikian namun ada satu hal yang jauh lebih penting dari ketiga hal tersebut yaitu penyertaan ROH KUDUS. Saya mulai membiasakan diri untuk selalu bertanya sebelum mengambil keputusan karena manusia sepandai apapun bisa salah namun ROH KUDUS pasti tidak pernah salah.

2014 adalah tahun yang membingungkan bagi orang Indonesia. Secara keuangan Indonesia dalam masa yang kurang menguntungkan, harga dollar melambung tinggi, indeks saham melemah, dan belum lagi kebijakan perekonomian yang serba tidak jelas karena adanya pemilihan umum baik legislatif maupun eksekutif. Sebagai seorang pengamat ekonomi hal ini sangat membingungkan namun kalau kita hidup di dalam penyerahan diri secara penuh maka ROH KUDUS akan selalu menyertai dan menuntun setiap langkah yang kita ambil di dalam kehidupan kita.

Orang dunia boleh mengatakan bahwa tahun 2014 adalah tahun yang serba tidak menentu namun bagi kita tahun 2014 adalah tahun penuh berkat dan sukacita. ROH KUDUS sudah diberikan dan sudah kita terima, jangan sia-siakan keberadaan NYA dan mintalah selalu pertolongan NYA disetiap langkah hidup kita.


Selamat Tahun Baru 2014!
Immanuel!

Kamis, 10 November 2011

Langkah Pertama...

  1. Sudah berapa lama Anda mengenal Tuhan?
  2. Sudah berapa lama Anda menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda?
  3. Sudah berapa kali Anda dikuatkan oleh Firman Tuhan di hari Minggu?
  4. Sudah berapa kali Anda dikuatkan oleh KKR gereja Tuhan?
  5. Dan bagaimanakah hidup kerohanian Anda sekarang?


Jujur, saya sudah sejak lahir mengenal dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Sudah berkali-kali saya dikuatkan oleh Firman maupun KKR dan mengambil komitmen untuk meninggalkan hidup lama saya dan mau benar-benar hidup menurut jalan Kristus. Namun sampai sekarang saya akui masih sangat sulit untuk meninggalkan kehidupan duniawi.

Sangat mudah untuk kita berkata "I love You, Jesus", "Jesus is my savior", dan sebagainya, namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah orang dunia dapat melihat Yesus di dalam setiap perbuatan kita. Seringkali kita dihadapkan atau bahkan ditantang untuk membuat keputusan, namun yang saya ingin tegaskan adalah mengambil keputusan saja tidaklah cukup, ambil Langkah Pertama.

Perhatikanlah orang-orang di sekitar kita, paling gampang adalah di gereja kita, ada berapa banyak orang Kristen di sekitar Anda? Banyak? Tapi apakah saat menjalani kehidupan ini kita dapat dengan mudah menemukan pengikut Kristus? Hal tersebut adalah karena tidak adanya Langkah Pertama dari setiap orang Kristen untuk mau menjalankan kerinduan Tuhan melalui hidup kita.

Menjadikan semua bangsa murid Kristus adalah perintah yang diberikan sebelum Kristus terangkat ke Sorga, jadi itu sudah harga mutlak untuk kita lakukan. Benar, saya pun bukan seorang pendeta, namun kita tetap bisa menjalankan perintah tersebut di ladang kita masing-masing. Jika Anda adalah seorang profesional, jadikan meja kantor Anda menjadi mimbar untuk menyatakan kemuliaan Tuhan. Hiduplah seperti Kristus hidup di dalam Anda, maka Anda akan menjadi saksi Kristus bagi orang-orang di sekitar Anda.

Apakah Anda pernah mengamati sebuah kereta api? Saat kereta tersebut berhenti untuk bermalam, maka hanya dibutuhkan sepotong kayu kecil untuk mengganjal rodanya, dan percaya atau tidak kereta tersebut tidak akan bisa dijalankan. Namun saat kereta itu sudah melaju dengan kencang, jangankan kayu kecil, bahkan tembok beton setinggi satu setengah meter pun tidak akan dapat menghentikannya.

Itulah Manusia, langkah pertama memang sulit, namun paksakan untuk melakukannya, jangan biarkan semangat dan komitmen yang sudah kita dapatkan mati dan padam, tapi mari kita lakukan untuk memuliakan nama Tuhan.

Roma 8:13 "Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup."

Tuhan Yesus memberkati.